Senin, 15 Februari 2016

Kebayang Makan Bakso Dengan 10 Cabe Betapa Pedasnya?

Kebayang Makan Bakso Dengan 10 Cabe Betapa Pedasnya?
Kompas.com/ Adhika Pertiwi
Seporsi bakso khas lombok uleg dengan 20 cabai dilumat kasar sesuai pesanan pembeli. 

Kebayang Makan Bakso Dengan 10 Cabe Betapa Pedasnya? Kompas.com/ Adhika Pertiwi Seporsi bakso khas lombok uleg dengan 20 cabai dilumat kasar sesuai pesanan pembeli.

 TRIBUNNEWS.COM - Di musim hujan seperti saat ini, menikmati bakso dengan kuah panas bisa menjadi salah satu alternatif untuk menghangatkan badan. Bagi penyuka rasa pedas, bakso uleg bisa menjadi pilihan jika ingin menikmati sajian bakso yang berbeda. Warung bakso yang terletak di Jalan Kaliurang KM 6.2, Sleman, Yogyakarta ini selalu tampak ramai saat jam makan siang hingga sore hari.

 "Bakso Lombok Uleg Pak Di ini memang memiliki ciri khas saat peracikan, kami akan menghaluskan cabai sesuai selera pembeli di mangkuk langsung, atau 'diuleg' dalam bahasa Jawa," kata Fendi, salah satu karyawan di warung tersebut. Karyawan Warung Bakso Lombok Uleg Pak Di, sedang melumat cabai langsung di mangkuk penyajian bakso. Saat memesan, biasanya pembeli akan mencatat di kertas pesanan tingkat kepedasan yang diinginkan. "Jika pembeli memesan bakso dengan tingkat pedas sedang, kami memberikan cabai 5 buah. Sementara untuk pedas, cabai yang digunakan ada 10 buah," kata Fendi sambil meracik. Cara karyawan meracik bakso pesanan pembeli. Pertama, cabai 10 buah ditaruh di mangkuk kemudian dilumat kasar. Kemudian Fendi menaruh potongan ketupat, tahu, bakso, dan disiram kuah panas.